Suara Batuk Semakin Keras.
Nyonya Aldi adalah wanita yang rajin memeriksakan kesehatannya ke dokter setiap 1 minggu. Tiap minggunya selalu ada keluhan baru.
Suatu hari dia datang ke dokter dengan membawa keluhan yang aneh…….
Nyonya Aldi : “Dokter, kenapa ya? setiap saya batuk, suara batuk saya menjadi kecil bahkan tidak terdengar! apa ada yang salah dengan telinga saya?”
Dokter : (Hanya mengangguk sambil menulis resep)
Tidak lama kemidian……
Dokter : “Nyonya ini resepnya, obatnya bisa dibeli di apotek sebelah!”
Nyonya Aldi : (dengan tersenyum) “Dok apa obat ini bisa mengobati telinga saya?”
Dokter : (dengan santai) “tidak, obat itu akan membuat suara batuk anda makin keras, supaya terdengar!”
Nyonya Aldi : “!??+U&DVRT”
Tukang Kentut
Bu Inem pergi periksa ke dokter.
“Kenapa Anda, Bu?” tanya Pak dokter.
Bu Inem kemudian bercerita, “Ini Dok, sudah sebulan ini saya kok jadi sering kentut. Dalam 1 jam saya bisa kentut sampai 10 kali, tapi untungnya kentut saya ini gak bau sama sekali dan tidak bersuara, jadi tidak ada yang tau. Lha ini aja pas saya duduk di depan dokter udah 3 kali saya kentut. Tapi dokter gak tau kan, sebab itu tadi kentut saya tidak bau dan tidak bersuara. Tapi saya jadi gak enak sendiri, masak perempuan kentutan.”
“Oh begitu ya, kalau begitu tebus saja resep ini, seminggu lagi kembali ke sini ya.” katadokter.
Seminggu kemudian Bu Inem kembali ke dokter.
“Sudah baikan?” tanya dokter.
“Saya gak tau obat apa yang dokter berikan minggu lalu, hanya saja kentut saya kok jadi bau busuk gak karu-karuan ya, sampai
saya mau jatuh ngejeblak. Tapi untungnya kentut saya tetap tidak bunyi.” kata Bu Inem.
“Berarti hidung Anda sudah tidak mampet lagi, sekarang tebus resep ini ya.”
“Obat apalagi ini, Dok?” tanya Bu Inem
“Obat budek…”


Saling Berbohong
Ada seorang siswa yang selalu terlambat masuk sekolah, dan guru siswa itu bertanya.
Guru : Kenapa kamu selalu terlambat masuk sekolah ?
Murid : Tadi nganterin adik ke puskesmas, pak !
Guru : Kamu jangan bohong, aku tadi bertemu adikmu dijalan
Murid : Wah….. bapak yang bohong, lha wong saya ga punya adik !!!!
Mau Kemana Setelah Lulus SD.
Suatu hari Bu Guru sedang menanya murid-muridnya
apabila lulus ingin ke mana…
Bu Guru : “Anak-anak, jika kalian lulus dari SD
ini, kalian akan ke mana? Yang mau jawab angkat
tangan!”
Joko : “Saya mau ke SMP N 1 Yogyakarta, Bu!!!”
Bu Guru: “Bagus, bagus… nah kamu silakan Dadang.”
Dadang: “Saya mau ke SMP N 5 Yogyakarta Bu Guru!!!”
Bu Guru: “Ya bagus, bagus… nah kamu Ucok mau
apa???”
Ucok: “Saya mau… ke wc Bu Guru. Makanya saya
mengancungkan tangan.”
Bu Guru: “!@#$%^&*!”
Di Gambar Saja
Ada seorang guru sekolah dasar yang sedang memberikan arahan kepada murid-muridnya melakukan pengisian formulir untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya yaitu SLTP.
“Anak-anak formulir ini harap di isi semua yah.. jangan sampai ada yang bolong!” perintah dari Bu Guru.
Namun pada saat pengisian formulir tersebut ada salah satu murid yang banyak bertanya pada saat pengisian formulir tersebut. Murid tersebut bernama Topan.
“Bu..nama saya ditulis disini yah?”, tanya Topan.
“Iyaalaah Topan”, jawab Bu guru
Kemudian tak lama lagi Topan mengajukan pertanyaan kepada Bu Guru.
“Bu,tempat dan tanggal lahir ditulis juga gak bu?” tanya Topan.
“Iyaa Topaaaaan…di TULIS biar tahu usia kamu sekarang itu berapa!!!”, jawab Bu Guru dengan sedikit emosi saat menjawabnya.
Baru saja dijawab oleh Bu Guru beberapa menit kemudian Topan mengajukan pertanyaan lagi.
“Bu….!!!”, kata Topan.
“Apa lagi sih Topaan?”, tanya Bu Guru.
“Kalo jenis kelamin orang tua ditulis juga kan?” tanya Topan.
“NGGAK… DIGAMBAR SAJA”, jawab Bu Guru dengan kesal.
Topan hanya cengar-cengir mendengarnya
Anak yang Kesepian.
Sandy baru saja memulai pekerjaan barunya sebagai seorang konselor di sebuah sekolah dasar. Dia selalu bersemangat untuk memberikan nasihat kepada anak-anak di sekolah itu.
Pada suatu jam istirahat, dia melihat seorang anak yang tengah berdiri sendirian di pinggir lapangan sepak bola padahal teman-temannya yang lain asyik bermain di tengah-tengah lapangan saling mengoper bola satu sama lain.
Sandy mencoba mendekati anak itu dan bertanya apakah dia baik-baik saja. Anak itu menjawab bahwa keadaannya baik-baik saja. Mendengar jawaban itu Sandy lalu meninggalkannya.
Beberapa saat kemudian Sandy memperhatikan lagi kalau anak itu masih sendirian di posisi yang sama. Sandy kini yakin bahwa anak ini pasti sedang mendapat masalah. Sekali lagi Sandy mendekati anak itu dan berkata penuh kelembutan, “Apakah kamu mau kalau aku menjadi temanmu?”
Anak itu menjawab, “Oke!” sambil menatap sepintas ke arah Sandy.
Merasa bahwa pendekatannya berhasil Sandy bertanya lagi, “Kenapa kamu berdiri sendirian di sini?”
“Karena …,” jawab anak itu dengan penuh keheranan, “… aku menjadi penjaga gawangnya!”
Kelas Sastra yang Membingungkan.
Di kelas sastra pertamanya pada sebuah universitas, seorang mahasiswa duduk di deretan depan.
Si profesor bilang kalau mereka semua harus membaca lima buku, dan ia akan memberikan daftar penulis buku yang bisa mereka pilih untuk dibaca bukunya.
Lalu si profesor berjalan ke mimbar, mengambil catatannya dan berkata, “Baker, Black, Brooks, Carter, Cook ….”
Mahasiswa baru itu dengan susah payah berusaha menulis nama-nama yang dikatakan sang profesor sampai seseorang menepuk pundaknya.
Mahasiswa yang duduk di belakangnya berbisik, “Dia sedang mengabsen.”
Cerita lucu patut bersyukur
Udin: (Melihat foto) “Waaaah, cewek kamu cantik juga yaaah.”
Joko: “Iya dooong!”
Udin: “Kamu mesti bersyukur tuh, cewek kamu tipe wanita baik-baik.”
Joko: “Hah, emang kenapa?”
Cewek: “Soalnya dia milih cowok nggak berdasarkan tampangnya.”
Waktu pelajaran akan berlangsung, Ruslan mengacungkan tangannya tanda ingin bertanya,
Guru : Ya, apa yang ingin kau tanyakan, Ruslan?
Ruslan : Begini pak, apakah orang bisa dihukum untuk sesuatu yang belum diperbuatnya?
Guru : Oh, tentu saja tidak, Ruslan. Orang hanya boleh dihukum untuk perbuatan yang
telah diperbuatnya.
Ruslan : Syukurlah kalau begitu Pak. Saya belum membuat PR.
Guru : ??????
Tanpa Penalti Messi, Barca Pantas Menang
Pep Guardiola. (Foto: Reuters)
Dalam pertandingan yang berlangsung di El Sardinaro, Barca menang berkat dua gol yang disumbangkan oleh Messi pada menit 29 dan penalti di menit 56. Santander sempat memprotes penalti tersebut.
Menurut tim tuan rumah, tekel yang dilakukan Domingo Cisma kepada Cesc Fabregas tidak patut diberikan pelanggaran. Namun, Guardiola seperti tidak memperdulikan ocehan kubu tuan rumah.
“Saya rasa itu bukan sebuah penalti yang menentukan buat kami. Sebab, kami benar-benar menguasai jalannya pertandingan,” ungkap Guardiola kepada wartawan selepas pertandingan beralngsung dilansirGoal, Senin (12/3/2012).
Kemudian, Guardiola justru mengkritik strategi bertahan yang dilakukan kubu Santander. Dengan ketinggalan 13 poin, mantan kapten Barca itu mengaku timnya harus menyerang sejak awal babak pertama.
“Ketika anda memasuki pertandingan dengan ketinggalan 13 poin dari Real Madrid, anda tidak bisa menunggu dan melihat apa yang akan dilakukan tim lawan,” lanjut mantan gelandang Azulgranas tersebut.
“Kami menjalankan tugas dengan baik di pertandingan yang berat ini. Ketika Santander bermain dengan sembilan atau 10 pemain di garis pertahanan, tidak mudah memasuki area penalti lawan,” tandas pelatih asal Spanyol tersebut.
(hmr)







